



Asppendo.org – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendorong masyarakat untuk berbagi dan merayakan bersama keluarga dan teman. Momen ini membuka peluang emas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan penjualan, khususnya usaha di daerah.
Hal ini didukung dengan peningkatan perputaran uang semasa Nataru. Menurut survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik Nataru tahun 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang. Jumlah ini meningkat sebesar 2,71 persen dibandingkan tahun 2024.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkirakan sekitar 29,87 juta keluarga akan melakukan perjalanan mudik pada periode tersebut. Dengan asumsi satu keluarga membawa rata-rata Rp 3,6 juta, perputaran uang selama libur Nataru diprediksi menembus Rp 107,56 triliun.
Kondisi ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk menjual produk mereka selama liburan. Sebab laporan McKinsey SEA Consumer Pulse 2024 mencatat lebih dari 50 persen konsumen Indonesia menyatakan “lebih suka mencoba produk dari brand lokal”.
Lantas apa saja bisnis yang biasa dicari jelang akhir tahun? Berikut lima jenis bisnis yang diprediksi paling dicari di momen natal dan tahun baru.
Hampers merupakan pilihan umum sebagai hadiah. UMKM dapat menawarkan variasi isi yang meliputi makanan lokal, produk kerajinan, hingga paket custom sesuai anggaran. Kemasan menarik dan estetik menjadi nilai tambah utama.
Penjualan makanan juga populer saat akhir tahun. Kue kering, makanan siap saji, hingga menu khas perayaan memiliki pasar yang luas. Cita rasa khas dari makanan dan snack dapat membuat konsumen kembali untuk membeli.
Dekorasi rumah, kantor, dan tempat usaha menjadi kebutuhan musiman yang selalu dicari. Produk seperti ornamen Natal, lampu hias, hingga dekorasi ramah lingkungan semakin diminati. UMKM dapat memanfaatkan kreativitas dan bahan lokal untuk menekan biaya produksi.
Kebutuhan konten visual meningkat seiring promosi akhir tahun. Jasa desain kartu ucapan digital, poster promosi, hingga ilustrasi custom memiliki pasar yang jelas. Modal utama bisnis ini adalah keahlian desain dan portofolio yang kuat.
Penjualan daring menjadi tulang punggung transaksi akhir tahun. UMKM yang aktif di marketplace dan media sosial memiliki peluang lebih besar menjangkau konsumen. Strategi marketing digital menjadi aspek penting untuk penjualan di pasar online.
Pemanfaatan momentum ini menjadi peluang untuk meningkatkan UMKM menjelang akhir tahun. Meskipun bisnis harus dijalankan, jangan lupa untuk tetap merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 bersama teman dan keluarga!
Penulis : Assyahra Aulia Putri
Diunggah oleh : Alfansyah Yuandianto