



Sanrah Food, salah satu UMKM mitra Asppendo, membuka warung Bebek Box Mas Yogi sebagai langkah memperkuat kehadiran langsung ke konsumen. Kedai ini berlokasi di samping Kantor DPRD Tangerang Selatan yaitu Jl. Raya Serpong No. 4, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Sanrah Food didirikan oleh Lina S. Rahmania tahun 2015 dan dikenal melalui produk sambal kemasan serta frozen food berbasis bebek dan ayam. Usaha ini bermula dari warung bebek goreng di Pasar Santa, Kebayoran Baru. Setelah beberapa pertimbangan, akhirnya Sanrah Food menjadi produsen untuk retail.
“Awalnya kami buka warung bebek, tapi kemudian fokus ke frozen food karena lebih efisien dan bisa menjangkau pasar lebih luas,” tutur Lina di warung Bebek Box Mas Yogi, Rabu (07/01/2026).
Sanrah Food kini menaungi dua brand, Sambal Hj Lina dan Bebek Box Mas Yogi. Produk Sanrah Food memiliki hampir 20 varian frozen food, sambal kemasan, hingga produk siap saji yang dipasarkan ke ritel, restoran dan kafe.
Lina menyampaikan rencana membuka kembali warung muncul dari tingginya permintaan konsumen. “Banyak orang bilang bebeknya enak. Nah baru kali ini saya memulai lagi buka warung bebek karena itu pun banyak permintaan dari konsumen, ” ujarnya.
Warung Bebek Box Mas Yogi akan mengusung konsep dine-in dengan menu andalan bebek goreng khas yang selama ini dikenal melalui bazar dan produk beku. Langkah ini diharapkan memperkuat branding sekaligus meningkatkan omzet dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Selama delapan tahun berjalan, Lina menjelaskan Sanrah Food mencatat pertumbuhan signifikan. Bahkan, penjualan saat pandemi COVID-19 mengalami lonjakan hingga 300 persen.
“Kita menyediakan makanan siap goreng dan saat itu sangat diperlukan oleh semua orang (saat pandemi COVID-19). Karena udah nggak bisa jajan keluar, nggak bisa makan di luar, pasar juga takut. Cukup pesan di makanan frozen. Tinggal goreng atau tinggal kukus,” jelasnya.
Sanrah Food juga telah menembus pasar ekspor untuk produk sambal selama tiga tahun terakhir. Selain itu, Sanrah Food aktif mengikuti pameran seperti Trade Expo Indonesia serta rutin bermitra dengan pemerintah dan komunitas UMKM.
Menurut Lina, pembukaan kedai bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi bagian dari pemberdayaan ekonomi. “Target saya sederhana, bebeknya dikenal lebih luas, omzet naik, dan kami bisa menambah karyawan,” katanya.
Sanrah Food optimistis warung Bebek Box Mas Yogi akan menjadi babak baru pengembangan usaha pada 2026.
Cari tau informasi lebih lanjut mengenai Sanrah Food di situs resminya, https://sites.google.com/view/sanrahfood/home!
Penulis : Assyahra Aulia Putri
Diunggah oleh : Alfansyah Yuandianto