Strategi Praktis UMKM Memperluas Pasar

Asppendo.org – Upaya memperluas pasar menjadi salah satu tantangan utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Banyak pelaku usaha memiliki produk yang berkualitas, namun belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas. 

Tanpa upaya pengembangan kapasitas dan akses pasar yang tepat, produk UMKM sering kali hanya beredar di lingkungan lokal dan sulit menembus pasar yang lebih besar seperti ritel modern. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu memahami berbagai strategi untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produknya.

Direktur CV. Syabina Berkah, Selamet Ibrohim membagikan pengalaman sekaligus strategi yang membantunya membawa produknya hingga masuk ke pasar ritel modern. Melalui program Ngabuburit UMi oleh Asosiasi Profesi Pendamping Entrepreneur Indonesia (Asppendo) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ia menyampaikan pentingnya menjaga konsistensi serta fokus pada pasar lokal sebelum pasar global.

“Jangan berpikir tentang ekspor. Kuasai dulu, penuhi dulu pasar lokal. Banyak lokal kita – khususnya kami di daerah Tangerang Selatan – yang beroperasi di sini, berproduksi di sini, bertempat tinggal di sini. Kami jadikan (pasar lokal) challenge dan stimulus,” ungkap Selamet pada program Ngabuburit UMi, Rabu (11/03/2026).

Terdapat empat tips yang disampaikan Selamet agar UMKM bisa memperluas pasar sampai ke ritel modern.

1. Tingkatkan Kapasitas Diri

Selamet menekankan pentingnya terus belajar dan tidak ragu mengikuti berbagai pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek). Tidak hanya meningkatkan kualitas produk saja, mengikuti pelatihan juga dapat membangun personal branding. 

Dengan aktif bertanya dan berdiskusi dalam berbagai forum, pelaku UMKM dapat memperoleh wawasan baru sekaligus memperkenalkan diri dan produknya kepada lebih banyak orang.

2. Pasarkan Produk secara Langsung

Selain meningkatkan kemampuan diri, Selamet juga menekankan pentingnya keberanian untuk turun langsung memasarkan produk. Ia membagikan pengalamannya melakukan perjalanan hampir ke 30 kota untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada calon pelanggan dan mitra. 

Menurutnya, pendekatan ini dapat membantu pelaku usaha memahami pasar sekaligus membangun relasi. Ia menegaskan bahwa pelaku UMKM tidak perlu merasa malu untuk menawarkan produk atau memulai percakapan, karena inisiatif tersebut sering kali menjadi awal terbukanya peluang bisnis baru.

3. Manfaatkan Digital Marketing

Selamet menilai platform digital dapat menjadi sarana efektif untuk menjaga keberlanjutan promosi. Pelaku usaha dapat menjaga keterlibatan dengan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar jika konsisten menggunakan media sosial.

Ia juga mendorong pelaku UMKM untuk mengikuti berbagai kelas bisnis atau ekspor yang banyak disediakan oleh pemerintah maupun komunitas melalui platform digital.

4. Bangun Jaringan dengan Silaturahmi

Selamet menyampaikan bahwa menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dinas pemerintah atau komunitas usaha, dapat membuka peluang kolaborasi dan akses terhadap program pengembangan UMKM. 

Melalui interaksi tersebut, pelaku usaha dapat lebih dikenal sekaligus meningkatkan peluang produk mereka untuk dipromosikan dalam berbagai kegiatan.

Empat langkah tersebut menjadi kunci yang menurut Selamet dapat membantu UMKM memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.

Penulis : Assyahra Aulia Putri 

Diunggah oleh : Agustina Ardini Lestari