

Asppendo.org – Kegiatan Kick Off Jawara BI 2026 yang menjadi langkah awal dimulainya rangkaian program pengembangan UMKM telah resmi diselenggarakan pada Jumat, 10 April 2026. Acara ini tidak hanya menjadi seremoni pembukaan, tetapi juga ruang pembekalan awal bagi peserta untuk memahami arah program serta komitmen yang dibutuhkan hingga tahap akhir.
Program Jagoan Wirausaha Jakarta (Jawara) 2026 merupakan inisiatif strategis Bank Indonesia untuk memperkuat kapasitas UMKM melalui pembinaan terstruktur dan berkelanjutan. Program ini terdiri dari beberapa jalur pengembangan, yaitu Jawara Go-Onboard yang diikuti seluruh peserta, serta tiga kelas lanjutan—Go-Export, Go-Sustain, dan Go-Tourism yang masing-masing diisi oleh 40 peserta terpilih.
Asisten Direktur Bank Indonesia Kantor Perwakilan DKI Jakarta, Mursidi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mencetak wirausaha unggul. “Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga mendorong transformasi bisnis agar mampu naik kelas, termasuk menembus pasar yang lebih luas,” ungkapnya pada pembuka acara, Jumat (10/04/2026).
Dari 882 total peserta yang mendaftar, sebanyak 352 peserta yang lolos kurasi agar bisa mengikuti kegiatan kick off.
“Yang hadir hari ini adalah pelaku usaha yang terpilih dari keseluruhan pendaftar dan telah lolos seleksi administrasi, sebelum nantinya dilakukan verifikasi lanjutan bersama Asppendo,” tambah Mursidi.
Pemaparan materi pertama mengenai alur dan tahapan program Jawara 2026 secara menyeluruh disampaikan oleh Pemateri, Sony Wicaksono. Ia menekankan bahwa setiap peserta akan diarahkan sesuai potensi usahanya.
“Kita akan mengidentifikasi produk yang menjadi premium produk Jakarta dan mendorongnya masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk ekspor, pariwisata, maupun produk berkelanjutan,” jelas Sony.
Materi kedua mengangkat tema pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam bisnis digital dibawakan Pemateri selanjutnya, Wendi Setiawan. Penjelasan ini menyoroti perubahan pola kerja akibat teknologi. “AI itu asisten di saku Anda yang mengambil alih tugas berulang sehingga Anda bisa fokus pada hal-hal yang lebih penting dalam bisnis,” tuturnya.
Sementara itu, Pemateri terakhir, Buana S. Putra dalam sesi ketiga memperkenalkan platform LMS Garuda atau Garuda Bizpreneur sebagai sarana pembelajaran peserta selama program berlangsung. “Platform ini kami siapkan agar seluruh peserta dapat berinteraksi dan mengikuti pembelajaran secara terstruktur, baik secara online maupun kombinasi dengan kegiatan offline,” ucapnya.
Kegiatan Kick Off Jawara BI 2026 ini turut didukung oleh Asppendo yang akan berperan dalam proses verifikasi lanjutan peserta. Kehadiran berbagai pihak dalam program ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong UMKM agar lebih adaptif, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.
Melalui pendekatan ini, Jawara bertujuan mendorong pelaku UMKM agar mampu masuk ke ekosistem digital, menembus pasar global, menerapkan prinsip usaha ramah lingkungan, serta berkontribusi dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Jakarta.
Penulis: Assyahra Aulia Putri
Diunggah oleh : Agustina Ardini Lestari