Aktif Ikut Kegiatan UMKM Jadi Modal Tembus Pasar Modern

Asppendo.org – Asppendo bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menggelar program Ramadhan ‘Ngabuburit Bareng UMKM’ hari kedua melalui sesi daring Zoom meeting dan live streaming YouTube pada Senin (16/03/2026). 

Dengan tema “Rahasia Sukses Menjangkau Pasar”, kegiatan ini ditujukan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berbagi pengalaman usaha mereka yang berhasil tembus pasar modern. Pengusaha UMKM yang menjadi narasumber juga mengikuti kegiatan Business Matching yang diselenggarakan oleh KKP dan didukung Asppendo sebelumnya.

Narasumber utama, Teh Yati, berbagi pengalamannya sebagai Founder PT. Yati King Keripik yang produknya sudah masuk ke 25 koperasi perusahaan dan pemerintahan. Pada Business Matching juga, ia sudah menjalin kerja sama bersama empat ritel modern.

King Keripik memiliki produk olahan ikan yang menjadi bagian dari binaan KKP. Diantaranya yaitu Rempeyek Ikan Teri dan Ikan Rebon sampai Basreng Ikan yang menjadi produk terlaris. Dukungan KKP mendorong produk olahan perikanan King Keripik agar memiliki standar dan kualitas produksi yang baik serta mengembangkan UMKM pengolahan hasil laut.

Menurut Teh Yati, aktif dalam mengikuti kegiatan UMKM seperti bazar atau expo dapat meningkatkan branding UMKM. Bahkan, produknya sudah di bawah naungan Astra hingga proses masuk ke 100 Koperasi Rumah Sakit Hermina berkat branding tersebut.

“Realita di pasar itu ditolak. Buat saya, tolakan adalah tantangan. Motto hidup saya itu berjuang,” ujarnya pada kegiatan. 

Teh Yati menjelaskan bahwa Bogor — yang merupakan tempat produksinya — merupakan daerah industri yang memudahkannya untuk masuk ke koperasi perusahaan. Selain itu, King Keripik sudah memiliki sertifikasi seperti P-IRT, NIB, Halal, SKP Grade A, hingga HACCP yang masih proses. 

“Yang penting kita punya legalitas, punya produk yang diunggulkan biasanya masuk,” tuturnya.

Saat ini, King Keripik yang awalnya hanya Teh Yati saja sekarang memiliki karyawan yang terdiri dari tim produksi, administrasi, dan kurir. Cita-cita Teh Yati untuk King Keripik yaitu memiliki tempat produksi yang lebih besar dari sebelumnya agar bisa merekrut banyak karyawan dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Teh Yati menerangkan bahwa berbisnis tidak memiliki batasan capaian karena proses harus bertahap. Setiap tahun harus memiliki target yang berbeda. “Kalau tidak tercapai, tidak masalah. Arti sukses itu lebih baik dari kemarin,” ucapnya sebagai penutup.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari peserta yang mengikuti. Salah satu peserta, Roro Dwiwidyati, mengungkapkan banyak ilmu yang didapatkan dari kegiatan ini.

“Semuanya (pendampingan UMKM) itu berkat dari didikan dari Asppendo. Terimakasih, Asppendo, memang luar biasa ilmunya,” ungkapnya.

Roro juga melontarkan pertanyaan mengenai bantuan KKP untuk UMKM secara individu lebih sulit dibandingkan kelompok. Perwakilan KKP, Rifky Verdiawan, menjelaskan bahwa bantuan UMKM diarahkan secara kelompok agar mudah dilacak agar bisa diusulkan. Kebijakan ini sudah berlangsung dalam beberapa tahun melalui dinas provinsi, kabupaten, dan kota.

Program Ngabuburit Bareng UMKM sudah berjalan dua kali dan telah menghadirkan dua wirausaha UMKM sebagai narasumber dalam kegiatan. Sebelumnya, kegiatan Ngabuburit hari pertama diadakan pada Rabu (11/03/2026) dengan Direktur CV Syabina Berkah, Selamet Ibrohim.

Acara dibuka oleh Perwakilan Direktur KKP, Devi Hertuti, yang memberikan sambutan hangat untuk membuka acara. Kemudian, acara dipandu oleh Moderator yaitu Erikson Marbun yang mengarahkan proses kegiatan dari awal hingga akhir. 

Narasumber ditemani langsung secara offline bersama Host, Mei Yanti Nainggolan di Galeri PT. Yati King Keripik, Bogor, Jawa Barat. Menutup acara, Pengarah Asppendo yaitu Irene Maharani memberikan tanggapan serta pandangannya untuk perkembangan UMKM.

Informasi mengenai acara Ngabuburit sebelumnya dapat dilihat melalui sosial media Asppendo yaitu Instagram @asppendo serta akses rekaman live streaming bisa dilihat kembali pada kanal YouTube resmi Asppendo.

Pengusaha UMKM yang ingin mendapatkan pendampingan hingga menembus pasar modern seperti King Keripik bisa mendaftar ke dalam binaan Asppendo. Dengan pelatihan dan askes jejaring usaha bersama pendamping profesional, UMKM bisa berkembang hingga naik kelas.

Penulis : Assyahra Aulia Putri 

Diunggah oleh : Alfansyah Yuandianto